Berita

Demi Kemajuan, Gus Muhaimin: Investasi Sebesar Apapun Takkan Pernah Sia-sia

Bangkitnews.id, MAKASSAR, – Wakil Ketua DPR RI bidang Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Korkesra) Abdul Muhaimin Iskandar menilai perguruan tinggi punya peran penting dalam menjawab tantangan masa depan yang semakin modern dan canggih. Menurutnya perguruan tinggi adalah sarana paling penting dan efektif mencetak sumberdaya manusia unggul dan melek teknologi.

“Pusat kecanggihan yang paling efektif adalah perguruan tinggi, terutama yang berorintasi pada sains dan teknologi,” katanya saat menghadiri peringatan Isra Miraj bersama civitas akademika Universitas Islam Makassar (UIM) di Kota Makassar, Rabu, 2 Maret 2022.

Tantangan masa depan tersebut ia sebut harus diantisipasi dengan baik oleh perguruan tinggi, tak terkecuali UIM. Dengan begitu Gus Muhaimin optimis Indonesia tidak hanya menjadi followers teknologi, tapi harus menjadi pencipta dan distributor sekaligus.

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mencontohkan negara-negara maju yang rela menggelontorkan investasi besar di bidang sains dan teknologi, dan kini terbukti tumbuh menjadi negara yang kuat seperti Amerika Serikat.

“Dan ternyata ibaratnya negara baru yang menggelontorkan anggaran-anggaran besar untuk sains dan teknologi seperti AS itu tidak bisa terkejar sampai hari ini, mereka mampu memetik kemapanan sains dan teknologi. Sementara kita semua jadi followers saja,” ujar Gus Muhaimin.

“Tidak usah jauh-jauh, Iphone yang kita pakai sehari-hari ini begitu canggih, berguna dan efektif. Saya sering berpikir kok bisa secanggih ini, semua kebutuhan bisa kita selesaikan lewat HP ini,” sambungnya.

Karena itu, melalui momentum Isra Miraj, Gus Muhaimin mendorong UIM untuk menjadi pelopor kemajuan sains dan teknologi, khususnya di Indonesia Timur.

“Karena investasi sebesar apapun tidak akan pernah sia-sia untuk kemajuan bangsa dan negara. Kita harus mengejar ketertinggalan, terutama UIM saya harapkan menjadi tumpuan mengejar ketertinggalan itu,” tukas Gus Muhaimin.

Gus Muhaimin menyatakan, seharusnya para pemikir Islam saat ini lebih maju dan unggul dalam konteks sains dan teknologi. Hal itu ia sebut bukan tidak mungkin dicapai jika makna Isra Mikraj dapat diterjemahkan dan diimplementasikan dengan cara pandang baru dan lebih maju.

“Umat Islam, masa depan kita cerah, keluarga besar kita akan menjadi pendongkrak kemajuan bangsa,” tukas Gus Muhaimin.

Acara itu turut dihadiri pula oleh Rektor UIM Dr Majdah M Zain, Rois Syuriyah PWNU Sulsel Prof. Dr. KH. Najamuddin, Katib Syuriyah PWNU Sulsel KH. Ruslan Wahab, serta Musytasyar PBNU KH. Baharuddin. Sementara Gus Muhaimin hadir didampingi Ketua Fraksi PKB DPR RI Cucun A Syamsurijal dan Ketua DPW PKB Sulsel Azhar Arsyad.

The Latest

To Top