Berita

Aliansi Mahasiswa Pinrang Soroti Pengadaan Mobil Pelayanan Kesehatan Desa “Itu Bukan Prioritas”

Bangkitnews.id -makassar-. Pengadaan mobil pelayanan kesehatan desa yang disoroti oleh Aliansi mahasiswa dan pemuda Kabupaten Pinrang beberapa waktu lalu menjadi perbincangan serius dikalangan masyarakat.

Rapat Dengar Pendapat yang dilakukan beberapa waktu lalu bersama Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (PMD) Kab. Pinrang Andi Mahmud Bancing yang difasilitasi oleh DPRD Kab. Pinrang berlangsung alot dan sempat memanas.

Dalam Rapat dengar pendapat tersebut Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Kab. Pinrang mempertanyakan urgensi dan dan asas manfaat dari pengadaan mobil tersebut, apalagi ada kesan instruksi karena hampir 43 Desa di Kab. Pinrang serentak melakukan pengadaan mobil pelayanan kesehatan secara bersamaan.

Selanjutnya, Aliansi juga mempertanyakan apakah pengadaan mobil pelayanan kesehatan merupakan hasil musyawarah desa atau tidak, sebab salah satu desa yang melaukan pengadaan mobil pelayanan kesehatan tidak memiliki akses jalan yang memadai didesa tersebut untuk dilalui mobil.

Kemudian, salah satu perwakilan Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Kab. Pinrang Muhammad Amir selaku sekjen PP-KPMP menyesalkan pernyataan Kepala Dinas PMD Kab. Pinrang yang mengatakan bahwa mobil pelayanan kesehatan lebih prioritas untuk dilakukan apalagi ditengah pandemi.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Pengembangan Masyarakat dan Pesantren (LKPMP) Arif Maulana memberikan komentar soal pernyataan Kepala Dinas PMD Kab. Pinrang Andi Mahmud Bancing. Arif menyampaikan bahwa alasan Kepala Dinas PMD sudah tidak relevan dengan situasi saat ini, apalagi situasi Covid di Kab. Pinrang mulai membaik.

Arif menyampaikan jika ditengah Covid 19 dijadikan sebagai salah satu alasan kenapa tidak dari dulu dilakukan pengadaan di saat Kab. Pinrang mengalami zona merah. Kemudian yang menjadi Prioritas dalam penggunaan dana desa sebenarnya bukan soal mobil pelayanan kesehatan, apalagi ini menuai sorotan dari kalangan Mahasiswa dan Pemuda di Kab. Pinrang.

Arif menuturkan bahwa Prioritas Penggunaan Dana Desa berdasarkan Permendes No. 13 Tahun 2020 tentang PPDT 2021 adalah Ustainable Development Goals Desa (SDGs) yang memandatkan bahwa tujuan pembangunan desa yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan kualitas hidup masyarakat serta penanggulangan kemiskinan melalui pemenuhan kebutuhan dasar, pembangunan sarana dan prasarana desa, kemudian mengembangkan potensi ekonomi lokal.

Selanjutnya, Arif mengungkapkan bahwa pelayanan mobil kesehatan berpotensi menimbulkan kecemburuan sosial bagi masyarakat, apalagi saat ini SOP terkait mobil pelayanan kesehatan belum jelas dan belum menjadi kebutuhan mendasar ditambah masih ada desa yang masih kesulitan akses jalan khususnya beberapa desa di Kecamatan Lembang dan Kecamatan Batulappa. Tutupnya.

The Latest

To Top