Berita

Musyawarah Mufakat Asas Utama di Muscab PKB Makassar

Bangkitnews.id. MAKASSAR, – Jelang pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PKB makassar pada tanggal 13 Maret 2021, ketua DPC PKB Makassar menjelaskan bahwa proses Musyawarah yang berjalan bertumpu pada asas klasik yang menjiwai masyarakat Indonesia yaitu Musyawarah Mufakat.

Sekertaris Fraksi PKB DPRD Sulsel menyampaikan bahwa Proses Muscab DPC PKB makassar dimulai dari Pramuscab, dalam Pramuscab beberapa hal penting menjadi tema dialog antara Dewan Pengurus Ranting, Dewan Pengurus Anak Cabang, Dewan Pengurus Cabang, dan anggota Legislatif PKB Makassar.

Tema dialog tersebut antara lain kebijakan dan Renstra Nasional PKB, kondisi dan situasi politik lokal, hal ini yang selanjutnya menjadi acuan untuk menyusun Draf Program Kerja DPC PKB Makassar periode mendatang. Selanjutnya DPRt, DPAC, DPC PKB Makassar bermusyawarah untuk menyusun rancangan struktur Dewan Pengurus Cabang terutama Ketua dan Sekretaris Dewan Syura, Ketua, Sekretaris, dan Bendahara Dewan Tanfidz yang selanjutnya akan menjadi Dasar acuan DPP PKB untuk memutuskan dan menetapkan Struktur DPC PKB Makassar periode 2021-2026.

Anggota Komisi E DPRD Sulsel ini menyapaikan bahwa proses Muscab dengan mengedepakan asas Musyawarah mufakat mampu meretas sekat-sekat kepentingan antar individu para Dewan Pengurus, dengan praktek musyawarah mufakat setiap pengurus memiliki porsi yang sama untuk menyampaikan gagasannya serta ide-idenya dalam proses ber-Muscab. Hal ini akan mendorong peran aktif para Pengurus PKB Makassar disemua tingkatan untuk terlibat aktif dalam semua program politik yang akan dilakasanakan setelah Muscab DPC PKB Makassar.

Selain menetapkan Dewan Pengurus Cabang PKB Makassar, Muscab juga kan menetapkan Program strategis, sikap politik dan rekomendasi Partai Kebangkitan Bangsa Kota Makassar.

Terkhir, Fauzi Andi Wawo berharap jika semua program strategis berjalan sesuai rencana dan diberkahi oleh Allah SWT, maka DPC PKB Makassar bersama rakyat akan memenangkan kontestasi pemilu 2024.

Edit by Ismail M

The Latest

To Top