Berita

Kepala Sekretariat PKB “CURHAT”, Ada Apa di MUSWIL PKB Sulsel.

Bangkitnews.id,-makassar,- Musyawarah Wilayah (Muswil) PKB Sulsel yang dilaksanakan di hotel Claro (16-17/01/2020) digadang-gadang akan menjadi resolusi penting dalam dunia perpolitikan Sulsel di tahun 2021. Bukan hanya membahas persoalan interen partai, Muswil itu juga membahas mengenai arah dan strategi Politik PKB diSulsel untuk beberapa tahun kedepan.

Kepengurusan PKB sebelumnya yang dinahkodai olah H. Azhar Arsyad, SH dielu-elulan telah meraih kesuksesan luar biasa, yang dimulai saat Pemilu tahun 2009 yang hanya mendudukkan 1 orang kadernya di DPR Provinsi, ditahun 2019, PKB Berhasil meraih prestasi dengan 8 kursi di DPR Provinsi. Serta DPR Kabupaten yang ditahun 2009 hanya berjumlah 16 kursi, di tahun 2019 melesat hingga berjumlah 51 kursi yang tersebar di 24 kabupaten di Sulsel.

Begitu berhasilnya, hingga hampir bisa dipastikan kepengurusan selanjutnya tetap akan dibawah nakhkoda Azhar Arsyad. Seluruh ketua DPC di daerah satu suara menyatakan dukungan terhadap Azhar, tentunya hal itu diaminkan oleh DPP PKB di Jakarta. Ditandai dengan banyaknya ucapan selamat dari kolega azhar di jakarta, membuat Azhar hampir tidak mungkin untuk ditumbangkan.

Dikonfirmasi dari Sekretaris Panitia, Irfan Ilyas menyatakan Muswil ini akan lebih fokus untuk pembenahan Struktur hingga tingkat desa, dan juga mengenai arah strategi partai dalam kancah perpolitikan Sulsel. “Muswil PKB lebih menitik beratkan silaturahmi dan musyawarah, dan kembali ke mabda Syiasi PKB” Ungkap mantan Ketua Ansor Makassar ini.

Dilain sisi Mustafa kepala sekretariat DPW PKB Sulsel memberi sedikit catatan untuk Muswil PKB ini. Menurutnya Partai Besutan Gusdur ini bisa dikatakan telah masuk sebagai partai jajaran atas di Sulsel. Hal ini merupakan hasil dari kerja keras bukan hanya pengurus tapi semua kader dan simpatisan PKB, Baik itu Warga NU, DDI,Pesantren dan ulama yang sepemahaman dengan garis perjuangan PKB.

Tentunya ini membuat PKB Menjadi partai yang banyak disasar oleh orang besar hingga rakyat kecil di Sulsel. Dan orang yang masuk ini tentunya memiliki banyak kepentingan yang berbeda dengan background dan ideologi yang berbeda pula, PKB harus Siap menyambut mereka semua, jangan terpoktasi oleh 1 aliran atau pola pikir yang sama, PKB harus berani membuka diri seluas-luasnya, ungkap mustafa dengan penuh semangat.

Hanya saja menurut mantan Pucuk Pimpinan Ikatan Mahasiswa DDI (IMDI) ini Kesiapan Partai ini harus dimulai di interen PKB, penguatan kesekretariatan dan interen persuratan serta mengupgrade sumber daya manusia di semua lini kepengurusan PKB. Baik itu tingkat wilayah maupun tingkat desa, Pondasi PKB Harus kuat menopang semua kepala dan keepntingan yang akan masuk di PKB. dan pondasi itu adalah Kesenretariatan, ungkapnya.

Tentunya hal ini bukan cuman “PR” Untuk Kak azhar, tapi semua pengurus DPW, DPC dan DPAC. Jangan hanya bisanya “maggolla” Tapi kerjanya tidak ada. Harus buktikan bahwa kita adalah benar-benar kader Gusdur yang rela mati demi kebenaran. Apalagi ini soal Mabda’ Syiasi PKB. yang merupakan asas gerakan Partai. Tambahnya.

Kita pengurus PKB harus Komitmen dalam mengembangkan sumber daya manusia partai, kader sekretariat partai harus paham tekhnologi 4.0, supaya kita bisa bersaing di dunia maya. Bersaing di kalangan milenial yang notabene merupakan pemilih dominan nantinya di Pemilu 2024.

Setidaknya tugas kak azhar kedepannya akan banyak, tetapi dengan siapnya kader partai akan memudahkan kita untuk mencapai cita-cita partai untuk memenangkan Pilgub dan Pemilu tahun 2024, kata Mustafa.

The Latest

To Top