Berita

FPK Kota Makassar Akan Menyelenggarakan Dialog Publik Via Aplikasi Zoom “Merajut Kebersamaan Dalam Kebinekaan di Masa Pandemi Covid-19”

BangkitNews.id. MAKASSAR, – Dua pemikir kawakan Makassar, yakni Alwy Rachman dan Dr. Sabri AR akan duduk bereng di acara dialog Publik yang diselenggarakan oleh Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Makassar, Sabtu 15 Agustus 2020 mendatang.

Diketahui, Alwy Rachman adalah akademisi Universitas Hasanuddin Makassar yang dikenal konsen mengakaji gerakan sosial dan nilai-nilai kebudayaan dalam berbagai presfektif.

Sementara Sabri AR, selain dikenal sebagai akademisi Universitas Islam Negeri Makassar (UINAM) yang konsen kajiannya di bidang filsafat, juga saat ini menjabat sebagai Direktur Pengakajian Materi Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP-RI)

Kedua akademisi ini akan mengulas soal penguatan nilai-nilai kebangsaan dan kaitannya dengan fenomena pandemi Covid-19.

Dialog yang mengusung tema “Merajut Kebersamaan dalam Kebinekaan di Masa Pandemi Covid-19” itu diselenggarakan via aplikasi zoom, pada pukul; 20.00-selesai.

Ketua FPK Kota Makassar, Dr. Ir. H. Usman Arsyad, M.Si., mengatakan, dialog yang diselenggarakan oleh FPK Kota Makassar itu adalah bagian dari momentum peringatan 17 Agustus 2020, guna menguatkan jiwa kebangsaan dan nasionalisme warga Makassar.

Selain itu, lanjut Usman Arsyad, dialog tersebut juga tidak lepas dari tugas dan tanggungjawab FPK Makassar yang bertugas menjaring aspirasi masyarakat, khususnya di bidang pembauran kebangsaan, serta menyelenggarakan forum dialog dengan pimpinan organisasi, pemuka adat, suku dan masyarakat.

“Tugas kami yang lain adalah menyelenggarakan sosialisasi kebijakan yang berkaitan dengan pembauran kebangsaan,” jelas Kepala Lab. Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Unhas Makassar ini.

Usman Arsyad berharap, dari dialog tersebut, pihaknya bisa menerima banyak informasi dan masukan untuk kemudian dirumuskan bersama dan selanjutnya akan dijadikan rekomendasi ke Wali Kota sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pembauran kebangsaan, khusnya di Kota Makassar.

Olehnya itu, untuk memaksimalkan kegiatan tersebut, undangan kegiatan itu sudah disebarkan ke Camat dan Lurah se- kota Makassar. Demikian pula, penyelenggara dialog juga mengundang guru-guru dan kepala sekolah untuk ikut serta dalam acara ini.

“Kita berharap dari mereka ada masukan untuk kemudian dirumuskan bersama ke pemerintah,” jelas Usman Arsyad yang juga saat ini menjabat sebagai Fordas Sulsel.

Edit By Ismail M

The Latest

To Top